Warga Karanglo Tuntut Pengembalian Tanah untuk Pembangunan Posyandu yang Mangkrak

Berita, DAERAR580 Dilihat

MOJOKERTO – Warga Dusun Karanglo, Desa Kembangringgit hari ini menuntut pengembalian tanah mereka yang digunakan untuk pembangunan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang terbengkalai. Proyek yang dimulai pada tahun 2024 dengan alokasi dana ratusan juta dari Dana Desa tahun anggaran 2024 ini, bertujuan untuk meningkatkan akses kesehatan ibu, anak, dan lansia. Namun, hingga pertengahan tahun 2025, bangunan tersebut justru dipenuhi semak belukar dan tanpa akses jalan.

Seorang warga Dusun Karanglo yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya kepada tim wartawan, “Kami kecewa. Dana besar sudah dikucurkan, tapi Posyandu ini tidak bisa digunakan. Belum ada akses jalan, sekarang malah dipenuhi semak belukar,” ujarnya.

Menurut laporan warga, proyek ini terhenti karena tidak adanya sosialisasi ke warga, terutama tentang status tanah yang saat ini dibangun pos Yandu itu, tanah yang dibangun ini tanah orang gogol ada 27 gogol di Dusun Karanglo ini, tapi dari awal tidak pernah diajak rembukan sama Desa ataupun Dusun, tiba tiba saja dibangun Pos Yandu,” ungkap warga gogol yang merasa memiliki tanah tersebut.

Setelah warga protes permasalahan status tanah, baru Kepolo Dusun mengumpulkan warga, waktu itu pembangunan sudah hampir selesai. Kenapa kok baru mengumpulkan warga ada apa?? Kok gak dari sebelum pembangunan mengumpulkan warga dan diajak musyawarah,” ungkapnya dengan nada tinggi.

Kepala Dusun Karanglo, Rofik, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek Posyandu Karanglo menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2024 sebesar 100 juta rupiah. “Proyek Posyandu itu tahun 2024, dengan dana 100 juta dari Dana Desa. Iya, belum selesai karena ada permasalahan internal,” katanya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan yang transparan dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proyek pembangunan. Warga Kembangringgit berharap proyek ini segera diselesaikan agar manfaatnya dapat dirasakan, terutama untuk kesehatan generasi masa depan desa mereka. (redaksi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *