Diklat Angkatan III TMI di Batu Malang, Gus Hari Tekad Solid Kawal Lahan Pertanian

LEMBAGA129 Dilihat

BATU, MALANG – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Angkatan III resmi berlangsung di Kota Batu, Malang. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari berbagai daerah, termasuk Ketua DPD TMI Mojokerto Raya, Gus Hari.

Dalam wawancara usai kegiatan, Gus Hari menyampaikan seluruh langkah organisasi berpedoman pada arahan Ketua Umum TMI Don Mudakir, Ketua Dewan Penasihat Dr. Sudariyono, serta Wakil Menteri Pertanian. Inti arahannya adalah TMI wajib bergerak aktif mengembangkan lahan pertanian dan mendorong peningkatan hasil produksi secara maksimal.

Poin krusial yang ditekankan adalah pengawasan ketat terhadap alih fungsi lahan pertanian—baik Lahan Sawah Berkelanjutan (LSB) maupun Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)—yang berpotensi berubah menjadi kawasan industri atau penggunaan lain yang tidak sesuai aturan.

“Jika ditemukan pelanggaran atau penyimpangan, TMI wajib berani melaporkan langsung kepada Ketua Umum dan Ketua Pembina. Kita harus berani menegur hal-hal yang tidak sesuai aturan, dengan tembusan laporan kepada DPW, Dewan Penasihat, hingga Wakil Menteri Pertanian,” tegas Gus Hari.

Sebagai hasil kesepakatan akhir diklat, seluruh jajaran TMI diminta untuk semakin solid, tegas, dan berani mengambil sikap. Siapa pun pihak yang enggan berkoordinasi atau menghambat tugas pokok organisasi, wajib dilaporkan secara berjenjang agar penyimpangan segera ditindaklanjuti.

“Tidak ada kompromi soal lahan pangan. TMI berdiri untuk petani, menjaga lahan petani, dan mensejahterakan petani. Ketegasan dan kekompakan adalah kunci utama kita,” pungkas Gus Hari. (Team Media TMI Mojokerto Raya)

Komentar